Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pencapaian akademik semata, tetapi juga melalui pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang nonakademik, termasuk olahraga prestasi.
Olahraga di lingkungan perguruan tinggi berfungsi sebagai wahana pembentukan kebugaran jasmani, ketangguhan mental, serta nilai-nilai karakter seperti disiplin, sportivitas, kerja keras, dan tanggung jawab.
Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen memiliki komitmen dalam mengembangkan potensi mahasiswa secara memahami masaalah atau fenomena sebagai satu kesatuan yang utuh,bukan sekedar jumlah dari komponen-komponennya(holistic), dan juga memiliki tanggung jawab dalam menyiapkan calon pendidik dan praktisi olahraga yang profesional.
Mahasiswa Penjas tidak hanya dituntut menguasai teori dan konsep pendidikan jasmani, tetapi juga diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi tersebut melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan olahraga, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional.
Selain juga diarahkan untuk memiliki pengalaman praktis dan prestasi yang relevan dengan bidang keilmuannya. Oleh karena itu, keterlibatan mahasiswa dalam kejuaraan olahraga tingkat nasional menjadi bagian penting dari implementasi pembelajaran kontekstual.
Dalam konteks tersebut, prestasi yang diraih oleh Yukai Prihatin Martin, mahasiswa semester V Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UNIKI Bireuen, pada Kejuaraan Nasional Kickboxing tahun 2025 merupakan capaian yang patut diapresiasi.
Keberhasilan meraih Juara III (medali perunggu) tidak hanya mengharumkan nama pribadi mahasiswa, tetapi juga membawa dampak positif bagi institusi, khususnya FKIP UNIKI Bireuen, serta Provinsi Aceh.
Profil Mahasiswa Berprestasi, Yukai Prihatin Martin merupakan mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UNIKI Bireuen semester V. Ia berasal dari Desa Meunasah Reuleut, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Sebagai mahasiswa Penjas, ia mengikuti proses pendidikan yang menekankan keseimbangan antara penguasaan teori, praktik keterampilan gerak, serta pembentukan sikap dan karakter.
Minat dan bakat Yukai Prihatin Martin dalam bidang olahraga beladiri, khususnya kickboxing, telah berkembang secara konsisten melalui latihan yang terarah dan berkelanjutan. Komitmen yang tinggi terhadap latihan, kedisiplinan dalam mengatur waktu antara kegiatan akademik dan olahraga.
Selain motivasi untuk berprestasi menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilannya. Sebagai bagian dari kontingen Provinsi Aceh, ia membawa tanggung jawab moral untuk menampilkan performa terbaik di tingkat nasional.
Kejuaraan Nasional Kickboxing tahun 2025 merupakan ajang olahraga prestasi tingkat nasional yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Kejuaraan ini diselenggarakan di Gedung Pedepokan Pencak Silat Indonesia, Jakarta Timur.
Namun dikenal sebagai pusat pembinaan dan pengembangan olahraga beladiri nasional. Kegiatan ini diikuti oleh atlet dari berbagai latar belakang pembinaan, baik dari klub, perguruan tinggi, maupun pusat pelatihan daerah.
Kejuaraan nasional ini diikuti pada tanggal 3 Desember 2025. Dalam pelaksanaannya, pertandingan dibagi ke dalam beberapa kelas berat dan kategori bertanding sesuai dengan regulasi yang berlaku. Salah satu kategori yang dipertandingkan adalah kategori Full Contact.
Selain kategori dengan tingkat intensitas tinggi yang memperbolehkan kontak fisik penuh antar atlet. Kategori ini menuntut kekuatan fisik, ketahanan stamina, teknik bertanding yang matang, serta kesiapan mental yang optimal.
Yukai Prihatin Martin bertanding pada kelas berat 51 kg dalam kategori Full Contact. Kelas berat ini memiliki tingkat persaingan yang relatif ketat karena diikuti oleh atlet-atlet dengan kemampuan fisik dan teknik yang seimbang.
Dalam kategori Full Contact, atlet dituntut memiliki penguasaan teknik serangan dan pertahanan yang baik, kecepatan reaksi, serta kemampuan membaca strategi lawan.
Keberhasilan bertanding pada kategori ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesiapan yang komprehensif, tidak hanya dari aspek fisik, tetapi juga dari aspek teknik dan mental. Hal ini sejalan dengan karakteristik olahraga beladiri yang menuntut integrasi antara kekuatan, keterampilan, dan kecerdasan taktis.
Keberhasilan mahasiswa dalam meraih prestasi nasional tidak terlepas dari peran dosen pembina dan dukungan struktural di tingkat program studi. Yukai Prihatin Martin dibimbing secara langsung oleh Masyitah, M.Pd., dosen mata kuliah Taekwondo dan Pencak Silat.

Selain juga menjabat sebagai Ketua Gugus Kendali Mutu (GKM) FKIP UNIKI Bireuen. Sebagai dosen pembina, Masyitah, M.Pd. secara konsisten melakukan pembinaan, pendampingan, dan motivasi kepada mahasiswa, baik dalam aspek teknik olahraga maupun pembentukan karakter.
Pembinaan yang dilakukan tidak hanya bersifat insidental, tetapi dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Melalui pendekatan pedagogis dan kepelatihan yang terarah, mahasiswa dibimbing untuk meningkatkan kemampuan fisik, teknik bertanding, serta kesiapan mental.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan arahan akademik dan dukungan kelembagaan dari Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, Rahmad Hidayat, M.Pd., yang berperan dalam mengarahkan dan memfasilitasi pengembangan potensi mahasiswa di bidang olahraga prestasi.
Hasil dan Capaian Prestasi, berdasarkan hasil pertandingan pada Kejuaraan Nasional Kickboxing tahun 2025, Yukai Prihatin Martin berhasil meraih Juara III atau medali perunggu (bronze medal) pada tingkat nasional. Capaian ini menempatkannya pada podium nasional dan menjadi prestasi yang membanggakan bagi kontingen Provinsi Aceh serta FKIP UNIKI Bireuen.
Prestasi ini merupakan hasil dari sinergi antara usaha mahasiswa, pembinaan dosen, serta dukungan institusi. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di lingkungan FKIP UNIKI Bireuen mampu menghasilkan mahasiswa yang berdaya saing dan berprestasi di tingkat nasional.
Prestasi yang diraih oleh Yukai Prihatin Martin memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan pendidikan jasmani di perguruan tinggi. Pendidikan jasmani tidak hanya berorientasi pada pengembangan kebugaran jasmani.
Akan tetapi juga pembentukan karakter dan kepribadian mahasiswa. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, sportivitas, dan tanggung jawab tercermin secara nyata dalam proses latihan dan kompetisi yang dijalani mahasiswa.

Pengalaman mengikuti kejuaraan nasional memberikan pembelajaran kontekstual yang sangat berharga bagi mahasiswa Penjas. Mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai dinamika kompetisi, manajemen emosi, serta etika bertanding, yang kelak menjadi bekal penting dalam peran profesionalnya sebagai pendidik atau pelatih olahraga.
Prestasi yang diraih oleh Yukai Prihatin Martin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UNIKI Bireuen, pada Kejuaraan Nasional Kickboxing tahun 2025 merupakan capaian yang membanggakan dan bernilai strategis.
Keberhasilan meraih Juara III (medali perunggu) pada kategori Full Contact kelas berat 51 kg menunjukkan bahwa mahasiswa UNIKI Bireuen memiliki kompetensi, ketangguhan mental, dan karakter yang kuat untuk bersaing di tingkat nasional.
Prestasi ini tidak terlepas dari peran pembinaan dosen Masyitah, M.Pd., serta arahan dan dukungan Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, Rahmad Hidayat, M.Pd. Sinergi antara mahasiswa, dosen, dan institusi menjadi faktor kunci dalam keberhasilan tersebut.
Oleh karena itu, pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan perlu terus ditingkatkan guna mendorong lahirnya prestasi-prestasi mahasiswa lainnya sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di FKIP UNIKI Bireuen.
Penulis:
Yusri,S.Sos.,M.Si.,M.S
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisniss UNIKI Bireuen.





Users Today : 19
Users Yesterday : 197
This Month : 1998
This Year : 1998
Total Users : 6917
Views Today : 134
Total views : 24851
Who's Online : 1
Tinggalkan Jejak dengan berkomentar
Belum ada komentar. jadilah yang pertama!