Perguruan tinggi memiliki mandat ganda, menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat. Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) menjawab mandat tersebut melalui Program Penguatan Kapasitas Kemahasiswaan (PPK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa), sebuah program yang digagaskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk membina soft skill dan hard skill mahasiswa.
Tahun 2025, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) UNIKI menjadi salah satu unit kegiatan mahasiswa yang lolos hibah PPK Ormawa. Dengan pendampingan Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M., KSPM memilih tema pemberdayaan masyarakat pedalaman melalui budidaya kelapa genjah. Kegiatan berlangsung di Desa Blang Seunong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh—wilayah pesisir yang memiliki potensi besar untuk pengembangan komoditas tersebut.
Kelapa genjah dikenal sebagai varietas kelapa dengan tinggi pohon relatif rendah dan siklus produksi cepat, yakni dapat berbuah pada usia tiga hingga lima tahun. Ciri ini menjadikannya pilihan ideal bagi masyarakat pedalaman Bireuen yang membutuhkan komoditas bernilai ekonomi tinggi dan mudah dibudidayakan.
Di sisi lain, mahasiswa perlu mengasah kompetensi yang tidak hanya terbatas pada pengetahuan teoritis tetapi juga keterampilan praktis serta kepemimpinan. PPK Ormawa menjadi wadah integratif; mahasiswa belajar manajemen proyek, komunikasi, dan kolaborasi lintas disiplin sambil mempraktikkan budidaya pertanian modern.
Tujuan program ini: Untuk peningkatan Soft Skill, melatih kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan komunikasi, dan penyelesaian masalah di lapangan, peningkatan Hard Skill ,memberikan keterampilan teknis budidaya kelapa genjah, mulai dari pemilihan bibit, teknik penanaman, pemupukan, hingga perawatan pascatanam. Pengabdian Masyarakat memberdayakan petani setempat agar mampu mengelola lahan pedalaman secara produktif dan berkelanjutan, keluaran Akademik dapat menghasilkan buku refleksi kegiatan, artikel ilmiah pengabdian masyarakat yang akan dipublikasikan di jurnal nasional, serta buku panduan non-akademik budidaya kelapa genjah sebagai referensi praktis bagi petani
Program ini mengusung pendekatan partisipatif, bahwa mahasiswa, dosen pendamping, aparat desa, dan petani bekerja bersama sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi; Survei Awal; identifikasi lahan potensial dan diskusi kebutuhan dengan aparatur desa serta kelompok tani. Pelatihan bagi mahasiswa mengikuti pelatihan teknis budidaya kelapa genjah, meliputi; pembuatan lubang tanam, pengolahan media, dan perawatan. Pendampingan Lapangan; setiap mahasiswa bertanggung jawab mendampingi petani dalam proses tanam dan pemeliharaan bibit. Dokumentasi dan publikasi; seluruh proses direkam sebagai bahan penyusunan buku refleksi dan artikel ilmiah.
Pelaksanaan dimulai Juli 2025 dan berlangsung hingga November 2025. Lokasi utama adalah lahan milik masyarakat Desa Blang Seunong. Para mahasiswa menanam bibit kelapa genjah yang telah diseleksi berdasarkan kualitas genetik dan ketahanan terhadap kondisi tanah pedalaman.
Mahasiswa Uniki yang terlibat berasal dari berbagai program studi: Manajemen, Akuntansi, Pertanian, dan Informatika. Keberagaman ini mendorong kolaborasi multidisipliner. Bahwa Nurmawdiah dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis bertindak sebagai ketua tim, sementara jumlah aggota terdiri dari; Dewi Ananda prodi manajemen,Sahiratul Khaira prodi manajemen, Muhammad Ridwan prodi manajemen, Naila Azkia prodi akuntansi, Mimi Zahra prodi akuntansi,Utya Uswana prodi peretanian, Arif Fikramsyah prodi pertanian, Uni Savira prodi pertanian, Nazatul Bairia prodi pertanian, Rahmatullah prodi informatika. Sebagai ketua tim, dapat memimpin koordinasi internal dan eksternal, disamping anggota lain berkontribusi sesuai bidang keilmuan, seperti pengelolaan keuangan, pemetaan lahan, dokumentasi digital, serta edukasi kepada masyarakat.

Foto di bawah ini diambil berdasarkan laporan kegiatan PPK Ormawa KSPM UNIKI 2025, pendampingan lapangan, serta dokumentasi foto yang diambil selama kegiatan berlangsung
Hasil yang dicapai; pada aktifitas penguatan kapasitas mahasiswa menunjukkan peningkatan kemampuan kepemimpinan, manajemen waktu, dan keterampilan komunikasi. Kolaborasi lintas prodi mendorong pemahaman baru tentang kerja tim multidisipliner.Keluaran dari publikasi buku refleksi PPK Ormawa UNIKI 2025, berisi pengalaman lapangan, tantangan, dan solusi inovatif. Pengabdian masyarakat, yang disiapkan untuk jurnal nasional, serta memaparkan metode pendampingan budidaya kelapa genjah dan dampak sosial ekonominya. Buku panduan budidaya kelapa genjah, ditulis dengan bahasa praktis agar dapat digunakan langsung oleh petani pedalaman. Dampak ekonomi masyarakat, bahwa program ini menjadi titik awal peningkatan pendapatan para petani melalui komoditas kelapa genjah yang cepat panen. Dengan pemupukan dan perawatan optimal, panen pertama dapat dicapai dalam tiga hingga lima tahun. Keberlanjutan program
desa blang seunong dijadikan pilot project percontohan. Pemerintah desa dan masyarakat berencana memperluas penanaman ke lahan lain, sementara mahasiswa UNIKI akan terus memberikan pendampingan berkala.
Dua momen penting terekam dalam foto kegiatan lapangan: Foto pertama menampilkan para mahasiswa memegang spanduk program PPK Ormawa di area perkebunan kelapa, dengan latar belakang hamparan hijau perbukitan perkebubunan Bireuen. Foto ini mencerminkan semangat muda yang menyatu dengan alam dan menegaskan fokus kegiatan pada budidaya kelapa genjah. Foto kedua menggambarkan interaksi mahasiswa bersama anak-anak dan warga desa di sebuah balai sederhana. Pemandangan ini menekankan aspek pemberdayaan social, bahwa program tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam nilai kebersamaan dan transfer pengetahuan lintas generasi.
Peran Dosen Pendamping: Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M., sebagai dosen pendamping lapangan, berperan penting memastikan keterkaitan antara kegiatan lapangan dan capaian akademik mahasiswa. Ia memberikan bimbingan metodologis, mengarahkan proses refleksi ilmiah, dan menghubungkan tim mahasiswa dengan pemangku kepentingan desa serta instansi terkait.
Kegiatan ini dapat dianalisis melalui perspektif triple helix, sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Perguruan tinggi menghadirkan inovasi dan sumber daya manusia terdidik; pemerintah desa menyediakan dukungan kebijakan dan fasilitas, masyarakat menjadi pelaksana sekaligus penerima manfaat.
Dari sisi pengembangan kapasitas mahasiswa, program ini mendukung Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) dengan memberi pengalaman riil di luar kelas. Mahasiswa belajar manajemen proyek, riset terapan, dan komunikasi lintas budaya, yang kesemuanya berkontribusi pada profil lulusan berdaya saing tinggi.
Tantangan dan pembelajaran: bahwa sejumlah tantangan dihadapi, antara lain kondisi cuaca yang tidak menentu dan keterbatasan infrastruktur, irigasi di lahan perkebunan. Namun melalui musyawarah dengan aparat desa dan petani, tim berhasil menyesuaikan jadwal penanaman dan teknik pemeliharaan bibit. Pengalaman ini memperkaya kemampuan problem solving mahasiswa.
Kesimpulan: program PPK Ormawa KSPM- UNIKI 2025 di Desa Blang Seunong menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat pedalaman dapat berjalan selaras dengan penguatan kapasitas mahasiswa. Melalui budidaya kelapa genjah, mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis pertanian tetapi juga menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan semangat kolaborasi.
Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian berkelanjutan. replikasi di desa lain di Kabupaten Bireuen akan memperluas dampak ekonomi dan ekologi, sekaligus memperkokoh peran UNIKI sebagai pusat inovasi berbasis potensi lokal.





Users Today : 19
Users Yesterday : 197
This Month : 1998
This Year : 1998
Total Users : 6917
Views Today : 127
Total views : 24844
Who's Online : 1
Tinggalkan Jejak dengan berkomentar
Belum ada komentar. jadilah yang pertama!