Bireuen, 2–5 November 2025
Dalam upaya memperkuat mutu dan akuntabilitas akademik di lingkungan perguruan tinggi, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen – Aceh, menerima kunjungan Tim Asesor Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (LAMDIK).
Kegiatan asesmen lapangan ini berlangsung selama empat hari, yakni pada tanggal 2 hingga 5 November 2025, bertempat di lantai 2 Kampus UNIKI Bireuen, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai setiap harinya.
Tim asesor yang hadir terdiri atas dua akademisi senior dan pakar di bidang pendidikan Islam, yaitu Prof. Dr. Munawar Rahmat, M.Pd., dan Prof. Dr. Erawadi, M.Ag., yang ditugaskan oleh LAMDIK untuk di asesmen atau melakukan verifikasi dan validasi terhadap pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di Program Studi PAI UNIKI.
Kegiatan asesmen lapangan dimulai dengan acara pembukaan yang berlangsung khidmat di aula lantai 2 Kampus UNIKI. Dalam sambutannya, Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba,SE.,M.M, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim asesor yang telah berkenan hadir untuk melaksanakan penilaian akreditasi terhadap Program Studi PAI UNIKI Bireuen.
Acara pembukaan kegiatan asesmen ini, dipimpin langsung oleh Rektor UNIKI Bireuen, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., dan dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan, Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,M.Si, pimpinan universitas, para dekan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, Guru sebagai mitra PAI UNIKI Bireuen.
Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Prof. Dr. Munawar Rahmat dan Bapak Prof. Dr. Erawadi atas kesediaan bapak-bapak hadir di kampus kami UNIKI Bireuen.
Kami berharap dalam proses asesmen ini, kami dapat dibina dan dibimbing, agar hasilnya tidak hanya lebih baik secara dokumen, tetapi juga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan Islam di UNIKI, ujar Rektor dalam sambutannya.
Beliau menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari komitmen institusi untuk melakukan continuous improvement atau peningkatan mutu berkelanjutan untuk memperoleh akredatasi yang Unggul agar prodi PAI lebih kredibel.
Melalui asesmen ini, universitas berharap mendapatkan masukan konstruktif guna memperkuat tata kelola, kurikulum, dan implementasi tridharma perguruan tinggi di lingkungan Fakultas Agama Islam(FAI) agar masyarakat dan user lebih kredibel.
Kegiatan asesmen lapangan ini merupakan bagian penting dari mekanisme penjaminan mutu eksternal yang dilakukan oleh BAN-PT. Tujuannya adalah untuk menilai sejauh mana Program Studi Pendidikan Agama Islam(PAI) UNIKI apa telah memenuhi standar nasional pendidikan tinggi dalam hal tata kelola, kurikulum, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta capaian pembelajaran lulusan.
Dalam konteks pengembangan pendidikan Islam di Aceh, asesmen ini memiliki arti strategis karena dapat memperkuat posisi UNIKI sebagai perguruan tinggi Islam yang berorientasi pada penguatan karakter, keilmuan, dan integrasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan akademik, maka disini membutuhkan akreditasi prodi yang Unggul.
Selain itu, Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Saifuddin, M.Ag., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa asesmen ini menjadi momentum penting bagi fakultas untuk mengevaluasi diri prodi PAI secara menyeluruh agar memperoleh hasil yang lebih baik.
Proses akreditasi ini adalah ruang introspeksi untuk memperbaiki dir prodi PAI. Kami ingin memastikan bahwa setiap aspek penyelenggaraan akademik benar-benar memenuhi standar mutu nasional dan menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam(PAI), ungkap Dr. Saifuddin.
Beliau juga menambahkan bahwa seluruh sivitas akademika telah mempersiapkan berbagai dokumen dan data pendukung yang dibutuhkan, baik yang terkait dengan Laporan Evaluasi Diri (LED) maupun Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).
Pada hari pertama, setelah acara pembukaan, tim asesor langsung melakukan verifikasi dokumen dan meninjau bukti fisik yang telah disiapkan oleh tim akreditasi internal. Proses ini meliputi pemeriksaan data dosen tetap, mahasiswa aktif, kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Selama asesmen berlangsung, tim asesor menunjukkan pendekatan yang dialogis dan partisipatif. Mereka tidak hanya melakukan pengecekan data, tetapi juga berdiskusi langsung dengan berbagai unsur di lingkungan fakultas, termasuk pimpinan program studi, dosen, mahasiswa, alumni, dan Guru sebagai mitra.
Prof. Dr. Munawar Rahmat, M.Pd., dalam sesi diskusi menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan keterbukaan tim UNIKI dalam mempersiapkan proses akreditasi ini.
Kami melihat adanya semangat kolaboratif yang tinggi di Fakultas Agama Islam(FAI) UNIKI. Ini merupakan indikator positif bahwa program studi memiliki budaya mutu yang mulai tumbuh dan berkembang dengan baik, tutur Prof. Munawar.
Selanjutnya, tim asesor juga meninjau sistem penjaminan mutu internal, pengelolaan kegiatan akademik, serta dukungan teknologi informasi dalam proses pembelajaran. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa Program Studi PAI UNIKI telah mulai mengintegrasikan teknologi digital ke dalam sistem pembelajaran dan administrasi akademik.
Pada hari kedua dan ketiga, kegiatan dilanjutkan dengan observasi lapangan ke berbagai fasilitas pendukung di lingkungan Fakultas Agama Islam, seperti perpustakaan, laboratorium microteaching, ruang dosen, ruang kelas, serta pusat riset dan publikasi ilmiah. Tim asesor memeriksa ketersediaan sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran dan kegiatan tridharma dosen.
Dalam observasi tersebut, Prof. Dr. Erawadi, M.Ag., memberikan tanggapan positif terhadap fasilitas dan inovasi yang dikembangkan oleh fakultas UNIKI Bireuen.
Kami melihat adanya keseriusan UNIKI dalam membangun infrastruktur akademik. Fasilitas yang tersedia sudah sangat memadai untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan riset keislaman yang relevan dengan tuntutan era digital, ujar Prof. Erawadi.
Selain itu, asesmen lapangan juga mencakup sesi wawancara dengan mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan. Para mahasiswa mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada teori keagamaan, tetapi juga praktik kependidikan dan nilai-nilai moderasi beragama.
Dalam rangkaian asesmen, tim asesor menyampaikan sejumlah temuan positif yang menunjukkan kemajuan signifikan di Program Studi PAI UNIKI. Beberapa di antaranya adalah: Kualitas kurikulum yang telah disesuaikan dengan model Outcome-Based Education (OBE); Peningkatan jumlah publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa pada jurnal nasional;

Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan isu-isu sosial-keagamaan di Bireuen-Aceh; Sistem penjaminan mutu internal yang mulai berjalan terstruktur; Keterlibatan aktif mahasiswa dan alumni dalam kegiatan pengembangan keilmuan dan sosial kemasyarakatan.
Meskipun demikian, tim asesor juga memberikan beberapa rekomendasi perbaikan agar ke depan program studi semakin unggul, antara lain: Meningkatkan kolaborasi penelitian lintas disiplin dan antar perguruan tinggi; Memperluas jejaring kerja sama internasional dalam bidang pendidikan Islam; Memperkuat integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran dan evaluasi akademik; Mendorong dosen untuk memperoleh sertifikasi kompetensi profesional sesuai bidangnya.
Setelah nanti menjalani empat hari kegiatan asesmen yang intensif, acara penutupan akan dilaksanakan pada Rabu, 5 November 2025. Dalam kesempatan tersebut, kedua asesor menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan komitmen sivitas akademika UNIKI dalam mempersiapkan seluruh aspek akreditasi.
Kami merasakan semangat kebersamaan dan profesionalisme di UNIKI. Semoga hasil asesmen ini menjadi langkah awal untuk peningkatan mutu yang lebih baik dan berkelanjutan, ujarnya. Acara ini akan ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil asesmen lapangan serta sesi foto bersama antara tim asesor dan pimpinan universitas UNIKI Bireuen.
Kegiatan asesmen lapangan ini memberikan pelajaran berharga bagi seluruh civitas akademika UNIKI, khususnya di Fakultas Agama Islam. Melalui asesmen ini, universitas memperoleh masukan konkret untuk memperkuat tata kelola akademik, memperluas jejaring riset, serta meningkatkan kualitas lulusan yang berkarakter dan berdaya saing.
Harapan kami, ini tidak hanya ingin memperoleh nilai akreditasi yang lebih baik, tetapi juga ingin membangun sistem pendidikan yang bermutu, relevan, dan berkelanjutan. Kami berterima kasih kepada tim asesor atas arahan dan rekomendasi yang sangat konstruktif, ujar Rektor.
Disamping itu, Ia juga menegaskan bahwa komitmen UNIKI terhadap pendidikan Islam akan terus diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia, digitalisasi kampus, dan peningkatan riset keislaman yang berdampak bagi masyarakat.
Penulis:
Yusri,S.Sos.,M.Si.,M.S
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisniss UNIKI Bireuen





Users Today : 15
Users Yesterday : 197
This Month : 1994
This Year : 1994
Total Users : 6913
Views Today : 83
Total views : 24800
Who's Online : 1
Tinggalkan Jejak dengan berkomentar
Belum ada komentar. jadilah yang pertama!