Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Fakultas Komputer dan Multimedia (FKOM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI). Dosen FKOM sekaligus Sekretaris Program Studi Informatika, Vivi Asbar, S.Si., M.Si., berhasil mempresentasikan hasil penelitian dalam forum akademik internasional yang diselenggarakan di INTI International University, Malaysia, pada Rabu, 15 Juli 2026.
Selain keikutsertaan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperluas kontribusi akademik UNIKI Bireuen di tingkat internasional, khususnya dalam bidang informatika, optimasi, kecerdasan buatan, dan teknologi informasi untuk mendukung sistem pelayanan kesehatan digital.
Dalam forum ini, bahwa Vivi Asbar mempresentasikan penelitian berjudul “A Hybrid ε-Constraint and Tabu Search Framework for Multi-Objective Patient-to-Facility Assignment in E-Health Referral Systems.” Artinya Kerangka Hibrida ε-Constraint dan Tabu Search untuk Penugasan Pasien ke Fasilitas Kesehatan Multiobjektif dalam Sistem Rujukan Kesehatan Elektronik (E-Health).”
Selain penelitian ini menawarkan pendekatan optimasi hibrida untuk membantu menyelesaikan persoalan penugasan pasien kepada fasilitas pelayanan kesehatan dengan mempertimbangkan beberapa tujuan secara bersamaan.
Riset Optimasi untuk Sistem Rujukan Kesehatan Digital, bahwa penelitian yang dipresentasikan oleh Vivi Asbar merupakan kebutuhan terhadap sistem rujukan kesehatan yang semakin efektif di tengah perkembangan teknologi digital.
Namun sistem pelayanan kesehatan, sedang diproses untuk menentukan fasilitas kesehatan yang tepat bagi pasien dapat menghadapi berbagai kendala. Jarak tempuh, kapasitas fasilitas, ketersediaan sumber daya, serta efisiensi sistem rujukan merupakan sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan secara bersamaan.
Pendekatan ini hanya mengoptimalkan satu tujuan berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang optimal ketika diterapkan pada kondisi nyata. Karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan multi-objective optimization atau optimasi multiobjektif.
Menggabungkan ε-Constraint dan Tabu Search Salah satu aspek utama dalam penelitian ini untuk penggabungan metode ε-Constraint dan Tabu Search. Selain Metode ε-Constraint digunakan dalam pendekatan optimasi untuk menangani beberapa tujuan dengan menetapkan sebagian tujuan sebagai fungsi objektif utama dan tujuan lainnya sebagai kendala dengan batas tertentu.
Sementara itu, Tabu Search merupakan metode pencarian solusi yang digunakan untuk mengeksplorasi ruang solusi secara lebih efektif dan menghindari pengulangan pada solusi yang telah ditelusuri sebelumnya.
Penggabungan kedua pendekatan tersebut membentuk suatu kerangka optimasi hibrida yang dirancang untuk memperoleh solusi yang lebih baik dalam persoalan penugasan pasien ke fasilitas kesehatan.
Meminimalkan Waktu Tempuh Pasien, sebagai salah satu tujuan yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah meminimalkan waktu tempuh pasien menuju fasilitas pelayanan kesehatan.
Dalam sistem rujukan kesehatan, bahwa waktu merupakan faktor penting. Penentuan fasilitas tujuan yang tidak tepat dapat menyebabkan perjalanan pasien menjadi lebih panjang dan berpotensi meningkatkan beban sistem pelayanan. Dengan pendekatan optimasi, sistem dapat mempertimbangkan berbagai alternatif penugasan pasien sehingga keputusan yang dihasilkan dapat lebih efisien.
Meningkatkan pemanfaatan kapasitas fasilitas, selain waktu tempuh, penelitian ini juga mempertimbangkan pemanfaatan kapasitas fasilitas kesehatan. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan memiliki keterbatasan kapasitas dan sumber daya. Apabila distribusi pasien tidak dikelola dengan baik, sebagian fasilitas dapat mengalami beban berlebih sementara fasilitas lainnya belum dimanfaatkan secara optimal.
Kerangka optimasi yang dikembangkan dalam penelitian ini diarahkan untuk membantu memperoleh pola penugasan yang mempertimbangkan kapasitas fasilitas secara lebih seimbang.
Mendukung Efisiensi E-Health Referral Systems, bahwa perkembangan Sistem Rujukan Kesehatan Digital (e-health referral systems) membuka peluang untuk mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam proses rujukan pasien.
Selain sistem digital memungkinkan data pasien, fasilitas kesehatan, kapasitas, dan informasi rujukan dikelola secara lebih terstruktur. Namun, ketersediaan data saja belum cukup. Diperlukan metode analitis yang mampu mengolah informasi tersebut menjadi rekomendasi keputusan yang efektif.
Bahwa pendekatan optimasi memiliki peran penting karena Teknologi sebagai pendukung pengambilan keputusan. Selain sistem rujukan berbasis teknologi dapat dikembangkan menjadi sistem pendukung keputusan yang membantu tenaga kesehatan menentukan alternatif fasilitas tujuan berdasarkan sejumlah parameter.
Penelitian ini bahwa ibuk Vivi Asbar memberikan perspektif bahwa optimasi matematika dan metode pencarian dapat dikombinasikan dengan teknologi informasi untuk menangani persoalan pelayanan kesehatan yang kompleks. Pendekatan tersebut juga membuka peluang integrasi dengan teknologi kecerdasan buatan dan sistem informasi kesehatan pada tahap pengembangan berikutnya.
Bahwa presentasi di Forum Akademik Internasional Presentasi penelitian berlangsung dalam forum akademik internasional di INTI International University Malaysia. Forum tersebut dihadiri oleh akademisi, dosen, peneliti, mahasiswa, dan peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi. Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai perkembangan teknologi dan penelitian multidisiplin.

Dalam sesi presentasi, bahwa ibuk Vivi Asbar menjelaskan latar belakang penelitian, pendekatan metodologis, kerangka optimasi, serta relevansi penelitian terhadap pengembangan sistem rujukan kesehatan digital.
Diskusi Akademik Berlangsung Interaktif dalam sesi diskusi menjadi bagian penting dalam forum tersebut. Peserta memberikan pertanyaan dan masukan mengenai penerapan metode optimasi serta kemungkinan pengembangan penelitian pada berbagai kondisi layanan kesehatan.
Selain Diskusi juga menyentuh aspek optimasi multiobjektif, metode pencarian solusi, kecerdasan buatan, dan pengembangan sistem pendukung keputusan. Pertukaran gagasan dan ide memberikan kesempatan bagi peneliti untuk mendapatkan perspektif baru sekaligus mengevaluasi kemungkinan pengembangan penelitian pada masa mendatang.
Sertifikat penghargaan untuk ibuk Vivi Asbar sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya sebagai pemakalah, bahwa Vivi Asbar, S.Si., M.Si. menerima sertifikat penghargaan sebagai presenter.
Sertifikat itu diserahkan secara langsung oleh jajaran rektorat INTI International University. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif Vivi Asbar dalam forum akademik internasional. Selain menjadi penghargaan individual, momen tersebut juga memiliki nilai institusional karena memperlihatkan keterlibatan dosen UNIKI dalam kegiatan akademik lintas negara.
Dalam memperkuat Jejaring Akademik UNIKI Bireuen diikutsertakan dosen FKOM UNIKI diforum internasional tidak hanya berkaitan dengan presentasi hasil penelitian. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas jejaring akademik antara perguruan tinggi.
Hubungan akademik dengan institusi internasional dapat membuka berbagai peluang kerja sama, termasuk penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta kegiatan ilmiah lainnya.
Mendorong kolaborasi penelitian Internasional karena kolaborasi menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan penelitian modern. Selain persoalan transformasi digital, kecerdasan buatan, sistem informasi kesehatan, dan optimasi membutuhkan pendekatan multidisiplin.
Melalui jejaring internasional, bahwa dosen dan peneliti dapat bertukar pengetahuan, metode, data, serta pengalaman penelitian. FKOM UNIKI Bireuen memiliki peluang untuk terus mengembangkan kerja sama dalam rangka meningkatkan kualitas dan dampak penelitian.
Memperkuat Budaya Riset di FKOM UNIKI Bireuen, yang dilakukan Kegiatan ini oleh Vivi Asbar yang juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya penelitian di lingkungan FKOM UNIKI.
Disamping Perguruan Tinggi tidak hanya dituntut menyelenggarakan pendidikan, tetapi juga menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selain dosen perlu terus didorong untuk melakukan penelitian, mempublikasikan hasilnya, mengikuti konferensi ilmiah, serta membangun jejaring dengan akademisi dari berbagai institusi.
Riset sebagai bagian dari pengembangan Kompetensi Dosen dan keaktifan dosen dalam forum ilmiah internasional dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi akademik. Presentasi penelitian memberikan pengalaman untuk menyampaikan gagasan secara sistematis di hadapan komunitas ilmiah yang lebih luas.
Namun masukan dari peserta forum dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan penelitian dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Selain relevansi penelitian bagi perkembangan Teknologi Kesehatan dan Digitalisasi sektor kesehatan terus berkembang dan menghadirkan kebutuhan terhadap sistem yang mampu membantu pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.
Disamping penelitian penugasan pasien dan optimasi sistem rujukan memiliki relevansi yang kuat. Penggunaan metode optimasi dapat membantu sistem mempertimbangkan berbagai faktor secara simultan sehingga rekomendasi yang diberikan tidak hanya berorientasi pada satu aspek.
Peluang Integrasi dengan Kecerdasan Buatan sebagai pendekatan optimasi juga memiliki peluang untuk dikembangkan bersama teknologi kecerdasan buatan. Selain Integrasi itu dapat diarahkan pada pengembangan sistem yang mampu menganalisis data secara lebih adaptif.
Selain memberikan rekomendasi, serta membantu pengelola layanan kesehatan dalam mengambil keputusan. Namun, penerapan teknologi itu tetap membutuhkan validasi, kualitas data, serta pertimbangan terhadap aspek keamanan dan tata kelola informasi kesehatan.
Inspirasi bagi Mahasiswa FKOM UNIKI Bireuen bahwa prestasi dosen dalam forum internasional juga dapat menjadi sumber motivasi bagi mahasiswa FKOM UNIKI.
Mahasiswa informatika perlu mendapatkan pengalaman bahwa ilmu komputer tidak hanya berkaitan dengan pemrograman, tetapi juga dapat diterapkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan nyata di masyarakat. Selain optimasi, kecerdasan buatan, sistem informasi, data science, dan teknologi kesehatan memiliki ruang pengembangan yang luas.
Mendorong Mahasiswa mengikuti Riset, untuk peningkatan pengalaman dosen yang melakukan penelitian dan mempresentasikannya di forum internasional dapat menjadi contoh bahwa mahasiswa juga memiliki peluang untuk terlibat dalam penelitian sejak masa studi.
Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen dapat memberikan pengalaman dalam penyusunan proposal, pengumpulan data, pemodelan, analisis, penulisan artikel ilmiah, hingga presentasi hasil penelitian. Hal itu dapat membantu membentuk mahasiswa untuk memiliki kemampuan akademik sekaligus kesiapan menghadapi dunia profesional.
Komitmen FKOM UNIKI Bireuen-Aceh untuk menjaga globalisasi Pendidikan Berdaya Saing Global dan dengan Keikutsertaan ibuk Vivi Asbar sebagai presenter internasional menunjukkan komitmen FKOM UNIKI untuk terus memperluas kontribusi akademik ke tingkat global.
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses membangun ekosistem pendidikan tinggi yang mendukung penelitian, inovasi, publikasi, dan kolaborasi internasional. Dengan semakin aktifnya dosen mengikuti forum akademik global, diharapkan jejaring FKOM UNIKI semakin luas dan peluang kolaborasi penelitian semakin terbuka.
Kesimpulan, bahwa presentasi penelitian oleh Vivi Asbar, S.Si., M.Si., Sekretaris Program Studi Informatika FKOM UNIKI Bireuen-Aceh, di INTI International University Malaysia pada 15 Juli 2026 menjadi salah satu momentum penting dalam pengembangan budaya riset dan jejaring akademik internasional Universitas Islam Kebangsaan Indonesia.
Melalui penelitian berjudul “A Hybrid ε-Constraint and Tabu Search Framework for Multi-Objective Patient-to-Facility Assignment in E-Health Referral Systems,” bahwa Vivi Asbar mengangkat pemanfaatan metode optimasi untuk mendukung penyelesaian persoalan penugasan pasien pada sistem rujukan kesehatan digital.
Penelitian ini memperlihatkan bagaimana ilmu informatika, optimasi, dan teknologi digital dapat diarahkan untuk menjawab persoalan nyata di sektor kesehatan. Pendekatan multiobjektif yang mempertimbangkan waktu tempuh, kapasitas fasilitas, dan efisiensi sistem rujukan menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan sistem pelayanan kesehatan yang lebih adaptif.
Penerimaan sertifikat penghargaan sebagai presenter juga menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi akademik dalam forum internasional oleh Vivi Asbar menunjukkan kerjasama kedua University dari kedua negara.
Disamping pengalaman ini diharapkan dapat mendorong dosen dan mahasiswa FKOM UNIKI Bireuen-Aceh untuk semakin aktif dalam penelitian, publikasi ilmiah, inovasi teknologi, serta kolaborasi akademik internasional.
Dengan demikian, FKOM UNIKI tidak hanya berperan dalam menghasilkan lulusan bidang komputer dan multimedia yang kompeten, tetapi juga terus memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, transformasi digital, inovasi teknologi, dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui riset yang berkelanjutan.




Users Today : 198
Users Yesterday : 430
This Month : 4350
This Year : 61616
Total Users : 66535
Views Today : 803
Total views : 288690
Who's Online : 1
Tinggalkan Jejak dengan berkomentar
Belum ada komentar. jadilah yang pertama!