Dosen dan mahasiswa Fakultas Komputer dan Multimedia (FKOM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen-Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional di Kuala Lumpur, Malaysia tanggal 14 Juli 2026 sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Namun kegiatan ini mengangkat isu pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam mendukung transformasi layanan perdagangan dan ritel modern.
Program itu mengusung tema “Development of an AI-Based Smart Self-Checkout System with Facial Recognition to Reduce Wait Times at Mitsui Outlet Park KLIA Sepang.” Tema ini menempatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu instrumen untuk mengembangkan sistem transaksi mandiri yang lebih cepat, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.
Program cerdas ini adalah Pengembangan Sistem Kasir Mandiri Cerdas Berbasis Kecerdasan Buatan dengan Pengenalan Wajah untuk Mengurangi Waktu Tunggu di Mitsui Outlet Park KLIA Sepang.
Dalam pelaksanaan kegiatan itu mencakup observasi lapangan, diskusi, edukasi teknologi, identifikasi kebutuhan pengguna, serta pengembangan konsep sistem Smart Self-Checkout. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam konteks permasalahan nyata.
Transformasi Digital di Sektor Ritel, bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola pelayanan masyarakat. Sektor perdagangan dan ritel merupakan salah satu bidang yang terus mengalami transformasi melalui pemanfaatan sistem digital.
Salah satu bentuk transformasi itu adalah penerapan kasir mandiri atau sistem pembayaran mandiri(self-checkout), yaitu sistem yang memungkinkan pelanggan melakukan proses transaksi secara mandiri tanpa harus sepenuhnya bergantung pada petugas kasir.
Penerapan sistem itu berpotensi mengurangi waktu tunggu, mempercepat transaksi, dan memberikan alternatif pelayanan kepada pelanggan. Dalam konteks ritel modern, efisiensi waktu menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan pengalaman pengguna.
Pengembangan sistem Smart Self-Checkout dalam kegiatan PKM FKOM UNIKI Bireuen diarahkan pada pemanfaatan Artificial Intelligence dan Facial Recognition. Artnya, Kecerdasan buatan dan Facial Recognition adalah teknologi komputer yang dapat mengenali atau memverifikasi identitas seseorang berdasarkan karakteristik wajahnya melalui kamera atau gambar digital.
Selain Artificial Intelligence dapat digunakan untuk mendukung proses pengambilan keputusan dan otomatisasi berbagai aktivitas dalam sistem. Sementara teknologi pengenalan wajah dapat digunakan sebagai salah satu mekanisme autentikasi pengguna.
Namun Integrasi berbagai teknologi tersebut menunjukkan bagaimana ilmu komputer dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan praktis di sektor pelayanan.
Pelaksanaan PKM Internasional FKOM UNIKI Bireuen-Aceh sebagai salah satu tahapan penting dalam kegiatan PKM adalah observasi lapangan. Dosen dan mahasiswa melakukan pengamatan terhadap lingkungan layanan serta mendiskusikan kebutuhan yang berkaitan dengan proses transaksi dan pelayanan pengguna.
Observasi itu memberikan gambaran bahwa sistem digital harus dirancang dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan, efisiensi, keamanan, serta pengalaman pengguna. Pendekatan berbasis kebutuhan menjadi penting agar teknologi yang dikembangkan tidak hanya menarik secara teknis, tetapi juga memiliki manfaat nyata.
Selain melakukan observasi, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai perkembangan teknologi digital. Dosen dan mahasiswa FKOM UNIKI Bireuen-Aceh memperkenalkan konsep Artificial Intelligence, Computer Vision, Facial Recognition, serta Smart Self-Checkout. Diskusi itu menjadi sarana pertukaran pengetahuan mengenai peluang penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, teknologi tidak hanya ditempatkan sebagai materi akademik, tetapi juga sebagai instrumen untuk menyelesaikan persoalan yang terdapat dalam lingkungan masyarakat.
Mahasiswa FKOM UNIKI Bireuen memiliki peran penting dalam pelaksanaan kegiatan PKM internasional diKuala Lumpur, Malaysia. Mereka dilibatkan dalam sejumlah tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan pengguna hingga penyusunan konsep solusi teknologi.
Keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman dari penerapan Ilmu dari Ruang Kuliah untuk mengintegrasikan berbagai pengetahuan yang telah dipelajari dalam perkuliahan.
Konsep kecerdasan buatan, computer vision, pemrograman, sistem informasi, analisis kebutuhan, serta desain sistem dapat dipertemukan dalam sebuah proyek yang memiliki konteks nyata.
Pembelajaran semacam ini membantu mahasiswa memahami bahwa pengembangan teknologi membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan pemrograman. Mereka juga harus mampu memahami kebutuhan pengguna, menganalisis permasalahan, berkomunikasi, dan bekerja secara kolaboratif.
Pelaksanaan PKM di Malaysia juga memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa. Mereka berhadapan dengan lingkungan sosial dan budaya yang berbeda sehingga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan adaptasi.
Pengalaman ini relevan dengan karakter industri teknologi yang semakin bersifat global. Dunia kerja bidang komputer dan multimedia memungkinkan lulusan bekerja dengan individu maupun organisasi dari berbagai negara.
Konsep Sistem Kasir Mandiri Cerdas atau Sistem Pembayaran Mandiri Cerdas(Smart Self-Checkout) diarahkan untuk memberikan alternatif proses transaksi yang lebih mandiri. Pelanggan dapat melakukan proses pembayaran dengan bantuan sistem digital sehingga ketergantungan terhadap antrean kasir dapat dikurangi.
Dalam perspektif teknologi informasi, sistem itu merupakan bagian dari otomatisasi pelayanan yang menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, serta teknologi kecerdasan buatan.
Teknologi Facial Recognition merupakan salah satu komponen yang diperkenalkan dalam konsep sistem. Teknologi ini memungkinkan sistem mengenali karakteristik wajah seseorang melalui metode computer vision.
Dalam penerapan nyata, penggunaan pengenalan wajah harus memperhatikan aspek privasi, keamanan data, persetujuan pengguna, akurasi sistem, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Karena inovasi teknologi tidak hanya perlu mempertimbangkan kemampuan teknis, tetapi juga aspek etika dan perlindungan pengguna.
PKM internasional FKOM UNIKI memberikan manfaat dalam dua dimensi sekaligus, yaitu akademik dan praktis. Selain secara akademik, kegiatan ini memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan tentang kecerdasan buatan, sistem cerdas, computer vision, serta transformasi digital.

Sementara secara praktis, konsep Smart Self-Checkout menunjukkan peluang pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan pada sektor perdagangan.
Kegiatan ini juga dapat menjadi dasar bagi pengembangan penelitian lanjutan, terutama berkaitan dengan optimalisasi sistem transaksi, keamanan digital, pengalaman pengguna, dan penerapan kecerdasan buatan dalam lingkungan ritel.
Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi,Pendidikan,bahwa kegiatan PKM memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah dapat diuji dan diterapkan melalui kegiatan lapangan.
Selain Penelitian,bahwa konsep Smart Self-Checkout berbasis AI memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi objek penelitian lebih lanjut, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan, computer vision, sistem informasi, dan human-computer interaction.
Disamping itu juga Pengabdian kepada Masyarakat Melalui PKM internasional, bahwa pengetahuan dan inovasi yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat diperkenalkan kepada masyarakat dan lingkungan yang lebih luas. Dengan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan industri teknologi.
Pelaksanaan kegiatan di Malaysia juga menjadi momentum bagi FKOM UNIKI Bireuen-Aceh untuk memperluas wawasan dan jejaring akademik internasional.
Interaksi dengan lingkungan pendidikan dan masyarakat internasional memberikan pengalaman baru bagi dosen dan mahasiswa. Hal ini penting dalam membangun perspektif global serta meningkatkan kesiapan sivitas akademika menghadapi perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.
FKOM UNIKI Bireuen-Aceh dapat terus mengembangkan kegiatan serupa melalui kerja sama akademik, penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, seminar internasional, maupun program pengabdian lintas negara.




Users Today : 193
Users Yesterday : 363
This Month : 6844
This Year : 64110
Total Users : 69029
Views Today : 1325
Total views : 304287
Who's Online : 3
Tinggalkan Jejak dengan berkomentar
Belum ada komentar. jadilah yang pertama!