Pelatihan Kader Kepemimpinan PPP Bireuen Perkuat Kapasitas Pengurus DPC dan PAC

Pelatihan Kader Kepemimpinan PPP Bireuen Perkuat Kapasitas Pengurus DPC dan PAC
Bireuen, dailyinews.com -

Pelatihan Kader Kepemimpinan untuk Pengurus Harian DPC dan PAC PPP se-Kabupaten Bireuen dilaksanakan di Gedung Rumah Ketua DPC PPP Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., pada Minggu, 13 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kader dan pengurus partai dalam menghadapi dinamika politik serta perkembangan komunikasi publik yang semakin cepat. Pelatihan diikuti oleh lebih dari 100 kader dan anggota PPP Kabupaten Bireuen, yang terdiri atas unsur pengurus dan kader dari berbagai wilayah.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan sesepuh PPP, di antaranya Drs. Anwar Idris, serta wakil ketua DPW Aceh Dr. Athahillah, M.A. dan jajaran wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan pengurus DPC PPP Kabupaten Bireuen lainnya.

Ketua DPC PPP Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., membuka kegiatan pelatihan sebagai penguatan Kader menjadi prioritas dan sekaligus memberikan arahan kepada para kader dan anggota yang hadir.

Pelatihan kepemimpinan dinilai penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia partai. Kader tidak hanya dituntut memahami organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi, membangun hubungan dengan masyarakat, memahami persoalan publik, serta menunjukkan integritas dalam menjalankan tanggung jawab politik.

Kaderisasi yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan sekaligus mampu menjadi representasi organisasi di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPW Aceh PPP Aceh Dr. Athahillah, M.A., turut memberikan sambutan. Dalam konteks kaderisasi, kepemimpinan dan Tanggung Jawab politik dan tidak hanya berkaitan dengan posisi atau jabatan dalam struktur organisasi, tetapi juga menyangkut kemampuan membangun kepercayaan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Kader politik perlu memiliki wawasan yang luas, kemampuan berkomunikasi secara santun, serta kesediaan mendengarkan aspirasi masyarakat. Selain itu, keberadaan kader dapat benar-benar dirasakan melalui kerja sosial dan kontribusi nyata.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sesepuh PPP, Drs. Anwar Idris, yang memberikan sambutan kepada para peserta dan untuk menjaga Nilai dan semangat perjuangan.Kehadiran tokoh senior dalam kegiatan kaderisasi memiliki nilai penting sebagai sarana transfer pengalaman kepada generasi kader berikutnya.

Disamping pengalaman organisasi, dinamika politik, dan perjalanan perjuangan partai dapat menjadi pembelajaran bagi kader muda dalam memahami pentingnya konsistensi, loyalitas, etika, dan tanggung jawab. Kaderisasi yang baik perlu menjaga kesinambungan antara pengalaman generasi sebelumnya dengan kreativitas dan inovasi generasi baru.

Salah satu narasumber dalam pelatihan ini adalah Dr. Mukhtar, M.H.beliau  menyampaikannya, bahwa pentingnya memahami perkembangan komunikasi Digital sebagai Instrumen Politik

Salah satu gagasan yang disampaikan adalah bahwa “seorang influencer, itulah politik.” Pernyataan tersebut dapat dimaknai bahwa kemampuan memengaruhi, membangun komunikasi, dan membentuk opini publik merupakan bagian penting dalam dinamika politik modern.

Selain perkembangan media sosial, komunikasi politik tidak lagi hanya berlangsung melalui pertemuan formal atau forum tatap muka. Masyarakat kini memperoleh informasi melalui berbagai platform digital. Karena itu, kader politik perlu memiliki kemampuan menyampaikan gagasan secara menarik, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kemampuan menjadi komunikator publik menjadi salah satu kompetensi yang semakin penting bagi kader politik. Seorang kader tidak cukup hanya aktif dalam struktur organisasi, tetapi juga perlu mampu menyampaikan program, gagasan, dan sikap politik secara mudah dipahami Kader atau masyarakat melalui Media Sosial

Namun, penggunaan media sosial juga harus disertai etika komunikasi. Informasi yang disampaikan perlu memperhatikan kebenaran, kepatutan, dan tanggung jawab agar komunikasi politik tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik di tengah masyarakat.

Dengan membangun Regenerasi Kepemimpinan PPP, maka Antusiasme lebih dari 100 kader PPP Kabupaten Bireuen menunjukkan pentingnya kegiatan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan bagi penguatan organisasi.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengurus DPC dan PAC dalam menjalankan fungsi organisasi serta membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat.

Regenerasi kepemimpinan merupakan proses penting dalam keberlanjutan organisasi politik. Melalui pembinaan yang sistematis, kader dapat dipersiapkan untuk memiliki kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, komunikasi publik, serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan politik.

Pelatihan Kader Kepemimpinan PPP Bireuen sebagai Investasi Kaderisasi dan bukan hanya kegiatan peningkatan pengetahuan, tetapi juga dapat dipandang sebagai investasi organisasi dalam mempersiapkan sumber daya manusia politik yang berkualitas.

Kader yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan komunikasi yang baik diharapkan mampu menjalankan tugas organisasi secara profesional, membangun hubungan konstruktif dengan masyarakat, serta menjaga nilai-nilai etika dalam kehidupan politik.

Dengan adanya sinergi antara pengalaman para sesepuh, kepemimpinan pengurus, dan kreativitas kader generasi baru, proses kaderisasi diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Support Kami dengan share artikel ini !

Shares

Tinggalkan Jejak dengan berkomentar

Belum ada komentar. jadilah yang pertama!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *