Pengurus dan anggota Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Kabupaten Bireuen melaksanakan silaturahmi dan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., pada Rabu, 14 Oktober 2026. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Bireuen dengan pembahasan mengenai perkembangan hubungan guru dan murid di sekolah-sekolah dalam wilayah Kabupaten Bireuen.
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan koordinasi antarlembaga dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Hubungan antara guru dan murid merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran karena berkaitan dengan keberhasilan pendidikan, pembentukan karakter, kedisiplinan, serta terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Melalui pertemuan ini, bahwa MPA Kabupaten Bireuen menjalin komunikasi dengan unsur penegak hukum untuk membicarakan persoalan pendidikan dari perspektif kelembagaan. Pembahasan mengenai hubungan guru dan murid perlu memperhatikan perlindungan peserta didik, penghormatan terhadap profesi guru, serta penyelesaian persoalan berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Sekretariat MPA,bapak Andri,M.Si jajaran pengurus dan anggota MPA Kabupaten Bireuen yang mewakili sejumlah bidang strategis dalam pengembangan pendidikan. Antara lain Unsur pimpinan MPA Kabupaten Bireuen yang hadir meliputi;Dr. Diana, M.A., Ketua MPA Kabupaten Bireuen.Dr. Dhiauddin, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Dasar, Menengah, Dayah, Pendidikan Luar Biasa, Kurikulum, Evaluasi, dan Supervisi Pendidikan, M. Usdami, S.E., M.M., Wakil Ketua Bidang Penelitian, Penjaminan Mutu, dan Pendidikan Luar Sekolah.
Keterlibatan unsur pimpinan ini mencerminkan perhatian MPA terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari pendidikan formal dan dayah hingga penelitian, evaluasi, dan penjaminan mutu.
Komisi ini memiliki perhatian terhadap perkembangan pendidikan dasar, menengah, dayah, dan pendidikan luar biasa. Anggota yang hadir meliputi;Salman, S.T., Ketua Komisi Pendidikan Dasar, Menengah, Dayah dan Luar Biasa.,Syarifuddin Daud, S.Pd., Anggota Komisi Pendidikan Dasar, Menengah, Dayah dan Luar Biasa.
Selain bidang ini juga berperan penting dalam mendukung perhatian terhadap mutu pembelajaran dan kebutuhan pendidikan pada berbagai jenjang serta satuan pendidikan.Komisi Kurikulum, Evaluasi dan Supervisi Pendidikan diwakili oleh;Hanafiah, S.Pd., M.AP., Ketua Komisi Kurikulum, Evaluasi dan Supervisi Pendidikan.,dan Ibrahim Harun, S.Pd., Anggota Komisi Kurikulum, Evaluasi dan Supervisi Pendidikan.
Kurikulum, evaluasi, dan supervisi merupakan komponen penting untuk memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan. Evaluasi yang tepat juga dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dalam kegiatan belajar mengajar.
Selain itu,bahwa komisi Penelitian dan Penjaminan Mutu diwakili oleh;Saiful Ma’ali, S.T., Ketua Komisi Penelitian dan Penjaminan Mutu.,dan Yusri, S.Sos., M.Si., M.S., Anggota Komisi Penelitian dan Penjaminan Mutu.
Bidang ini memiliki relevansi dalam mendorong pengembangan pendidikan berdasarkan kajian, data, dan evaluasi. Pendekatan berbasis bukti diperlukan agar rekomendasi pendidikan dapat disusun secara objektif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Disamping itu, Komisi Pendidikan Luar Sekolah terdiri atas;Syafie M. Isa, S.Pd., Ketua Komisi Pendidikan Luar Sekolah.,dan Abdul Manaf Isda, S.Ag., Anggota Komisi Pendidikan Luar Sekolah.

Namun Pendidikan luar sekolah menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman belajar sesuai dengan kebutuhannya.
Hubungan guru dan murid perlu dibangun berdasarkan rasa saling menghormati, komunikasi yang baik, serta pemahaman terhadap hak dan kewajiban masing-masing. Guru bertanggung jawab membimbing dan mendidik, sedangkan murid berhak memperoleh lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan potensi mereka.
Persoalan yang muncul di lingkungan sekolah perlu ditangani secara proporsional melalui mekanisme yang tepat. Perlindungan terhadap peserta didik harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya.
Sinergi antarlembaga dapat membantu meningkatkan pemahaman mengenai aturan dan prosedur penyelesaian masalah, sekaligus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi dan pembinaan.
Silaturahmi dan audiensi pengurus MPA Kabupaten Bireuen dengan Kepala Kejari Bireuen menjadi langkah untuk memperkuat komunikasi mengenai perkembangan pendidikan di daerah.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, berbagai pihak diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, aman, tertib, dan berkeadilan. Upaya ini membutuhkan kerja sama antara unsur pendidikan, pihak sekolah, orang tua, masyarakat, dan lembaga terkait sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing.

Pertemuan ini menegaskan pentingnya menempatkan pendidikan sebagai tanggung jawab bersama. Dengan perhatian terhadap hubungan guru dan murid, peningkatan mutu pembelajaran, serta kepastian dalam penerapan aturan. Kabupaten Bireuen diharapkan dapat terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan bagi generasi mendatang.





Users Today : 571
Users Yesterday : 619
This Month : 6668
This Year : 87688
Total Users : 92607
Views Today : 3571
Total views : 461640
Who's Online : 8
Tinggalkan Jejak dengan berkomentar
Belum ada komentar. jadilah yang pertama!