Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan profesional, tetapi juga memiliki kemampuan melakukan penelitian serta menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.
Di era transformasi pendidikan tinggi, bahwa budaya riset dan publikasi ilmiah menjadi salah satu indikator utama kualitas institusi sekaligus sebagai ukuran keberhasilan proses pembelajaran berbasis penelitian (research-based learning).
Sejalan dengan kebijakan nasional mengenai peningkatan mutu pendidikan tinggi,bahwa Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (FAPERTA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus melakukan inovasi akademik melalui penguatan budaya penelitian di kalangan mahasiswa.
Di bawah kepemimpinan Dekan Pertanian,Mizan Maulana, S.P., M.Si., bahwa fakultas meluncurkan Kebijakan Riset Mandiri Mahasiswa yang mewajibkan setiap mahasiswa melaksanakan penelitian secara sistematis dengan target luaran berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan minimal pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 3.
Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi akademik yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat kompetensi penelitian mahasiswa, meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, serta mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
Transformasi Akademik Berbasis Riset, untuk membangun Budaya Penelitian Sejak Mahasiswa. Selain perubahan paradigma pendidikan tinggi menempatkan penelitian sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran. Mahasiswa tidak lagi diposisikan sebagai penerima ilmu semata.Selain sebagai peneliti muda yang mampu mengidentifikasi permasalahan, menyusun rancangan penelitian, melakukan analisis ilmiah, serta menghasilkan solusi berbasis data.
Menurut Dekan Pertanian, Mizan Maulana, S.P., M.Si., penelitian harus menjadi budaya akademik yang tumbuh sejak mahasiswa memasuki bangku kuliah. Oleh karena itu, hasil penelitian tidak boleh berhenti dalam bentuk laporan atau skripsi yang tersimpan di perpustakaan, tetapi harus dikembangkan menjadi artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik.
Namun Mahasiswa harus membiasakan menjadi peneliti sejak dini. Penelitian yang baik bukan hanya selesai di meja pembimbing, tetapi harus dipublikasikan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat ilmiah. Karena itu, kami menargetkan setiap penelitian mahasiswa memiliki luaran minimal artikel pada jurnal terakreditasi SINTA 3,” ujar Mizan Maulana.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen fakultas dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada luaran penelitian yang berkualitas.
Pendampingan Penelitian Secara Komprehensif sebagai pembinaan dari Proposal hingga Publikasi. Namun dengan keberhasilan publikasi ilmiah memerlukan proses pembinaan yang sistematis. Oleh sebab itu, Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan UNIKI tidak hanya menetapkan target publikasi, tetapi juga menyiapkan mekanisme pendampingan secara menyeluruh.
Mahasiswa akan memperoleh bimbingan mulai dari penyusunan proposal penelitian, penentuan metodologi, pelaksanaan penelitian lapangan, pengolahan dan analisis data, penulisan artikel ilmiah sesuai standar jurnal nasional, hingga proses pengajuan(submission), revisi, dan publikasi pada jurnal terakreditasi.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang memenuhi standar akademik, sekaligus membangun budaya ilmiah yang berkelanjutan di lingkungan fakultas.
Pembentukan Kelompok Riset Dosen dan Mahasiswa merupakan kolaborasi untuk meningkatkan Produktivitas Ilmiah. Selain implementasi kebijakan, fakultas membentuk kelompok riset yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam satu ekosistem penelitian.
Model kolaboratif ini memungkinkan mahasiswa belajar secara langsung dari pengalaman dosen dalam menyusun proposal penelitian, mengelola data, menyusun artikel ilmiah, hingga mempublikasikan hasil penelitian.
Selain kolaborasi juga upaya memperkuat transfer pengetahuan, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperluas peluang mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai program hibah penelitian yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun lembaga pendanaan lainnya.
Tim Penelitian Pertanian Pesisir Aceh untuk memfokuskan pada Isu Strategis Daerah yang sebagai langkah awal implementasi kebijakan, bahwa Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan(FAPERTA) UNIKI Bireuen membentuk Tim Penelitian Pertanian Pesisir Aceh. Tim ini menjadi wadah kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.
Disamping itu,Fokus penelitian diarahkan pada berbagai isu strategis, antara lain,Ketahanan Pangan, bahwa penelitian itu sebagai peningkatan produktivitas pertanian untuk mendukung ketersediaan pangan yang berkelanjutan.
Pertanian Wilayah Pesisir, upaya pengembangan sistem budidaya yang adaptif terhadap karakteristik lahan pesisir Aceh. Konservasi Lahan, Upaya menjaga kualitas tanah melalui penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan.
Selain adaptasi terhadap Perubahan Iklim, hal ini untuk pengembangan inovasi dalam meningkatkan ketahanan sektor pertanian terhadap perubahan iklim global. Inovasi Teknologi Pertanian, bahwa pemanfaatan teknologi modern guna meningkatkan efisiensi produksi dan kesejahteraan petani.
Tim ini mengusung semangat Research, Innovation, Publication, and Impact, yang menekankan bahwa penelitian harus menghasilkan inovasi yang dipublikasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bahwa Publikasi Ilmiah sebagai Indikator Mutu Perguruan Tinggi dalam mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU). Namun publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian mutu perguruan tinggi. Melalui kebijakan ini, mahasiswa didorong menghasilkan penelitian yang orisinal, inovatif, aplikatif, dan layak dipublikasikan pada jurnal bereputasi.
Produktivitas publikasi mahasiswa tidak hanya meningkatkan rekam jejak akademik individu, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, peningkatan akreditasi program studi, serta reputasi institusi di tingkat nasional.
Kebijakan ini juga sejalan dengan tren berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang mulai mengembangkan model tugas akhir berbasis publikasi ilmiah sebagai bagian dari peningkatan mutu akademik.
Respon Positif Mahasiswa,bahwa dalam meningkatkan Kompetensi dan Peluang Karier,perlu Mahasiswa menyambut baik kebijakan tersebut karena memberikan kesempatan memperoleh pengalaman penelitian yang lebih mendalam.
Pendampingan intensif dinilai mampu meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah, memperkuat kompetensi metodologi penelitian, serta membuka peluang untuk mengikuti kompetisi ilmiah, memperoleh hibah penelitian, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, maupun meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Kemampuan menghasilkan publikasi ilmiah juga menjadi nilai tambah bagi lulusan ketika memasuki dunia profesional yang semakin menuntut keterampilan berpikir kritis, analitis, dan berbasis bukti pola pikir(evidence-based thinking).
Visi Fakultas Sain Pertanian dan Peternakan(FAPERTA) UNIKI sebagai Pusat Riset Pertanian untuk mencetak Peneliti Muda yang Inovatif. Melalui kebijakan riset mandiri mahasiswa, Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan UNIKI Bireuen menargetkan lahirnya generasi peneliti muda yang produktif, kreatif, dan inovatif.
Fakultas berkomitmen membangun budaya akademik yang menjadikan penelitian sebagai fondasi utama pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian. Dengan dukungan dosen, fasilitas penelitian, serta jejaring kolaborasi yang terus diperluas, FSPP UNIKI optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan riset pertanian yang berdaya saing di Aceh dan Indonesia.
Kesimpulan, bahwa peluncuran Kebijakan Riset Mandiri Mahasiswa oleh Dekan Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Dekan FAFERTA Mizan Maulana, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa ini langkah strategis dalam membangun budaya penelitian yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas lulusan.
Selain Target luaran berupa publikasi minimal pada jurnal terakreditasi SINTA 3 menunjukkan komitmen fakultas terhadap penguatan mutu akademik, peningkatan produktivitas ilmiah, dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Melalui sistem pendampingan yang komprehensif, bahwa pembentukan kelompok riset dosen-mahasiswa, serta pengembangan Tim Penelitian Pertanian Pesisir Aceh, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian.
Namun Kebijakan ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Fakultas Sain Pertanian dan Peternakan(FAPERTA) UNIKI Bireuen sebagai fakultas yang unggul dalam pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mencetak lulusan yang profesional, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.




Users Today : 79
Users Yesterday : 403
This Month : 2965
This Year : 60231
Total Users : 65150
Views Today : 203
Total views : 279616
Who's Online : 3
Tinggalkan Jejak dengan berkomentar
Belum ada komentar. jadilah yang pertama!