Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan UNIKI Laksanakan Benchmarking Kurikulum ke Fakultas Pertanian UNIMAL, Perkuat Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memperkuat implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, bahwa Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melaksanakan kegiatan proses mencari praktik terbaik yang menghasilkan kinerja unggul dan kemudian mengadaptasinya untuk meningkatkan kinerja organisasi(benchmarking).

Bahwa kurikulum Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (UNIMAL) suatu kegiatan yang menjadi salah satu langkah strategis dalam pengembangan kurikulum yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Rapat Senat Terbuka Peningkatan Kapasitas Mahasiswa Membangun Cendekiawan Muda Tren Urban Farming(Pertanian

Kunjungan akademik yang berlangsung di Fakultas Pertanian UNIMAL ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk mempererat hubungan kerja sama sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang pertanian dan peternakan.

Kegiatan benchmarking tidak hanya berfokus pada evaluasi kurikulum, tetapi juga menjadi wadah pertukaran gagasan mengenai implementasi Outcome Based Education (OBE), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), peningkatan mutu lulusan, penguatan penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Komitmen UNIKI dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan masa depan dan delegasi dipimpin Langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian.

Disamping itu, delegasi Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan UNIKI dipimpin langsung oleh Dekan, Ir. Suryani, M.Pt., yang didampingi oleh Kasubag Kemahasiswaan Naziratil Husna, S.P., M.Si., Ketua Program Studi Ilmu Pertanian Hilda Pratiwi, S.P., M.Si., serta Ketua Program Studi Peternakan Mhd. Taufiq Hadi Wijaya, S.Pt., M.Pt.

Kehadiran jajaran pimpinan fakultas tersebut menunjukkan keseriusan UNIKI dalam melakukan pembaruan kurikulum secara berkelanjutan guna menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesionalisme, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman.

Penguatan Kualitas Pendidikan Tinggi, artinya proses mencari praktik terbaik yang menghasilkan kinerja unggul dan kemudian mengadaptasinya untuk meningkatkan kinerja organisasi(Benchmarking) bahwa kurikulum menjadi salah satu strategi yang efektif.

Selain memperoleh referensi dan praktik terbaik dari perguruan tinggi lain yang telah berhasil mengimplementasikan sistem pendidikan berbasis capaian pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan UNIKI memperoleh berbagai wawasan baru yang dapat diadaptasi dan dikembangkan sesuai kebutuhan institusi.

Sambutan hangat dari Fakultas Pertanian UNIMAL sebagai kolaborasi Akademik yang produktif dalam rombongan UNIKI yang disambut hangat oleh pimpinan Fakultas Pertanian UNIMAL beserta dosen dan tenaga kependidikan yang terlibat dalam pengelolaan akademik.

Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kolaboratif terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Kedua institusi menunjukkan komitmen yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Aceh.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antar perguruan tinggi merupakan salah satu kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi diera globalisasi.

Berbagi praktik terbaik bagi Fakultas Pertanian UNIMAL dalam memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan akademik dan pengembangan kurikulum yang telah diterapkan selama beberapa tahun terakhir. Berbagai inovasi yang telah dilakukan menjadi bahan diskusi yang sangat bermanfaat bagi delegasi UNIKI.

Paparan strategis untuk pengembangan Kurikulum Berbasis OBE Wakil Dekan I UNIMAL menjadi Narasumber Utama. Salah satu sesi utama dalam kegiatan benchmarking menghadirkan Wakil Dekan I Fakultas Pertanian UNIMAL, Dr. Erniati, S.Si., M.Si., sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, beliau menjelaskan berbagai kebijakan strategis yang diterapkan Fakultas Pertanian UNIMAL dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Selanjutnya,perguruan tinggi saat ini dituntut untuk mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Fokus pada Outcome Based Education, Dr. Erniati menyampaikan, bahwa Fakultas Pertanian UNIMAL telah menerapkan pendekatan Outcome Based Education (OBE) sebagai dasar pengembangan kurikulum.

Selain pendekatan untuk menekankan pada pencapaian kompetensi lulusan yang terukur dan sesuai dengan profil profesi yang dibutuhkan oleh masyarakat serta dunia industri.

Beberapa aspek yang disampaikan pada acara seperti ini, penyusunan capaian pembelajaran lulusan, desain kurikulum berbasis kompetensi, sistem evaluasi pembelajaran, monitoring capaian akademik mahasiswa, dan integrasi teknologi pembelajaran.

Dalam penyampaiaan ini mendapat perhatian besar dari peserta benchmarking karena memiliki relevansi langsung dengan proses pengembangan kurikulum di UNIKI.

Diskusi Akademik mengenai Implementasi MBKM dan OBE Forum Interaktif yang Produktif. Selain sesi presentasi, kegiatan benchmarking juga diisi dengan forum diskusi akademik yang berlangsung secara interaktif.

Berbagai isu strategis dibahas secara mendalam, antara lain, Implementasi Outcome Based Education. Selanjutnya, peserta mendiskusikan berbagai tantangan dalam penerapan OBE, termasuk penyusunan indikator capaian pembelajaran dan metode evaluasi yang efektif.

Integrasi Program MBKM,bahwa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka menjadi salah satu topik utama yang mendapat perhatian besar.

Diskusi mengenai program magang mahasiswa, pertukaran mahasiswa, proyek kemanusiaan, penelitian kolaboratif, dan kegiatan kewirausahaan mahasiswa.

Penguatan Kompetensi Lulusan, bahwa kedua institusi sepakat bahwa lulusan pertanian masa depan harus memiliki kemampuan multidisiplin yang mampu menjawab tantangan sektor pertanian modern.

Selain meninjau langsung tata kelola akademik Fakultas Pertanian UNIMAL karena sebagai observasi sistem pembelajaran yang sudah pernah dilaksanakan. Delegasi UNIKI juga memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung sistem pengelolaan akademik di Fakultas Pertanian UNIMAL.

Kegiatan observasi yang meliputi, sistem pengelolaan kurikulum, pelaksanaan perkuliahan, praktikum laboratorium, pengelolaan administrasi akademik, dan sistem penjaminan mutu internal.

Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai implementasi kebijakan akademik yang telah diterapkan secara efektif.

Inspirasi pengembangan Institusi dalam berbagai praktik, baik yang ditemukan selama kunjungan diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan sistem akademik di Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan UNIKI.

Peluang Kerja Sama yang Lebih Luas mengenai kolaborasi Pendidikan dan Penelitian, Selain itu juga membahas pengembangan kurikulum, kedua institusi juga menjajaki peluang kerja sama di berbagai bidang strategis.

Beberapa program yang direncanakan meliputi, dan pertukaran Mahasiswa, Program ini bertujuan memberikan pengalaman akademik yang lebih luas bagi mahasiswa melalui pembelajaran lintas institusi.

Penelitian kolaborasi adalah penelitian menjadi salah satu fokus utama, guna menghasilkan inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian.

Pengabdian kepada masyarakat, sebagai kedua institusi juga berkomitmen untuk memperkuat kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan petani dan peternak.

Pentingnya Kurikulum Adaptif diEra Transformasi Pendidikan Tinggi yang menjawab tantangan Dunia Kerja. Perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri menuntut perguruan tinggi untuk terus memperbarui kurikulum.

Namun kurikulum yang adaptif harus mampu, mengembangkan kompetensi teknis, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, mendorong kreativitas dan inovasi, menguatkan keterampilan komunikasi, dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.

Mencetak lulusan kompetitif melalui kurikulum yang relevan dan berbasis kebutuhan dunia kerja, perguruan tinggi dapat menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Hal inilah yang menjadi salah satu tujuan utama benchmarking kurikulum yang dilakukan oleh Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan UNIKI dan berkomitmen bersama untuk meningkatkan Mutu pendidikan Tinggi di Aceh serta membangun Sinergi Antar Perguruan Tinggi.

Selain itu, kegiatan benchmarking kurikulum ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempercepat peningkatan mutu pendidikan.

Melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik, institusi pendidikan dapat saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan akademik dan juga kontribusi bagi pembangunan daerah.

Pendidikan tinggi yang kualitas akan menghasilkan sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian dan peternakan yang menjadi salah satu sektor strategis di Aceh.

Support Kami dengan share artikel ini !

Shares

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*